Iklan

gudnyus
21 Maret 2019, 11:02 WIB
Last Updated 2019-03-21T04:02:58Z
Info

Tere Liye Protes Pesta Pora Penjual Buku Bajakan di Marketplace

Advertisement

 Gudnyus.id - Penulis novel tere liye menghimbau masyarakat dan pecinta buku untuk berhati-hati berbelanja buku di marketplace, termasuk tokopedia dan bukalapak. Menurutnya, ada banyak buku-buku bajakan yang dijual di marketplace.

"Banyak sekali buku-buku bajakan dijual di dua unicorn ini. Para pembajak pesta
pora menjual produk ilegal di marketplace," keluh dia dalam status facebooknya, Rabu (20/3).

Tere mengatakan mengenali buku bajakan di marketplace sangat mudah. Dua ciri buku bajakan diantaranya adalah harga buku yang hanya berkisar Rp 15.000- Rp 25.000 dan dijual oleh toko abal-abal. Toko itu diyakininya memang menjual buku bajakan semua, ratusan produknya bajakan.

"Nah, jika kalian pengin punya bukunya, maka pastikan beli yang asli, juga ebook asli. Membeli buku bajakan atau ebook bajakan justeru memperkaya tukang bajak, mereka tambah semangat membajak," ujar dia.

Tere juga menyesalkan saat ini pembajak masih dibiarkan menjual produk ilegalnya melalui marketplace. Bila kondisi ini terus dibiarkan maka ia menilai hanya akan membuat pembajak kara raya, sedangkan literasi nasional megap-megap. Selain itu membeli buku bajakan juga merugikan pembelinya.

"Kalian-lah yang rugi membeli buku bajakan. Karena kualitas bukunya sangat buruk. Kertasnya bau, hasil cetakannya buram, jelek sekali, tidak sebanding dengan harganya meskipun murah. Dan di atas segalanya, membeli buku bajakan adalah tindak pencurian. Kalian mencuri hak banyak pihak, mulai dari penerbit, distributor, toko buku resmi, hingga penulisnya," ungkap dia.

Terakhir, tere berpesan bahwa membaca buku tidak selamanya harus membeli buku. Ia mengatakan meminjam buku jauh lebih baik ketimbang membeli buku bajakan.

"Ada banyak sekali cara membaca buku secara gratis. Dan memang tidak perlu selalu membeli bukunya untuk bisa baca. Bisa pinjam dengan teman, ke perpustakaan atau pinjam ebook resmi milik perpustakaan resmi," pesannya.