gudnyus
9 April 2019, 11:06 WIB
Last Updated 2019-05-14T04:07:26Z
Info

Karya Mahasiswa Politeknik Negeri Batam Raih Juara 2 TTG Kepri 2018

Advertisement


Gudnyus.id - Inovasi alat yang menggabungkan sensor antara motor dan helm untuk kepentingan safety riding ini menjadi juara dua dari 30 karya dari 7 kota dan kabupaten se-Kepulauan Riau yang diperlombakan di lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) ke -20 Tingkat Provinsi Kepri. TTG Kepri ke-20 ini dilaksanakan di TCC Mall Tanjungpinang pada tanggal 11-13 Juli 2018.

Juara kedua, diraih utusan Politeknik Batam yang menghasilkan karya bertajuk Tabila (Tak Bisa Nyala) karya Arif Muspita dan Faiz Nizar Nawawi. Karya itu berupa inovasi kendaraan bermotor yang menyatukan antara helm dan sepeda motor.

Jika pengendara tidak menggunakan helm yang sudah dipakaikan alat sensor ini maka motor tidak bisa menyala atau hidup meski dikontak atau stater sudah on. Motor ini tak bisa menyala apabila yang mengendarainya tak mengenakan helm tersebut.

Inovasi ini banyak bermanfaat untuk para pengendara sepeda motor yang masih kurang memperhatikan keselamatan berkendara menggunakan helm. Alat ini ke depannya bisa dikembangkan menjadi produk yang berdaya jual dan sambal mengurus HAKI atau patennya.

Alat ini menurut sang pembuat Arif, “harga alatnya juga tidak mahal masih terjangkau bagi masyarakat dan mengingat begitu banyak manfaat dalam safety riding dan meminimalisir resiko cidera kepala saat terjadi kecelakaan karena mengabaikan penggunaan helm.”

“Saya berharap alat ini bisa diproduksi masal untuk menjadi solusi untuk safety riding khususnya para pengguna motor untuk selalu memakai helm selalu dan nantinya bisa mengurangi resiko kecelakaan motor”, jelas Arif yang menjadi salah satu delegasi Kepri untuk lomba TTG tingkat nasional di Bali.