Iklan

gudnyus
2 September 2019, 21:51 WIB
Last Updated 2019-09-02T14:52:17Z
Insight

Software Desain Grafis Yang Sering Dipakai Oleh Desainer

Advertisement

Gudnyus - Bagi seorang desainer grafis, software desian grafis merupakan hal yang sangat diperlukan untuk mempercantik sebuah desain, baik itu mewarnai, memperjelas gambar, serta menambahkan efek efek tertentu yang hanya dapat dibuat dalam sebuah software.

Selain itu, seorang desainer grafis wajib menguasai penggunaan software tertentu untuk mempermudah pekerjaannya. Berikut beberapa software yang biasa dipakai oleh desainer grafis

1. Adobe Illustrator
Untuk membuat ilustrasi, vector, logo, sketsa serta tipografi, seorang desainer grafis biasanya mengandalkan software yang satu ini. Adobe Illustrator merupakan software desain grafis berbasis vector. Selain kegunaannya yang telah disebutkan sebelumnya, Software desain ini juga hadir dengan plugin yang sangat membantu sekali dalam membuat halaman web lebih user friendly. Berikut beberapa keunggulan dari software Adobe Illustrator.
  • Fitur gabungan dari coreldraw maupun photoshop hanya saja dibuat lebih simple.
  • Resolusi hasih akhir tinggi.
  • Garis terlihat jelas dan di bantu dengan guide rules.
  • Mampu untuk load file besar, diatas 50mb
Adapun kelemahannya :
  • Software berbayar, sehingga perlu license resmi untuk menikmati pemakaian secara gratis
  • Hanya bisa digunakan untuk PC sedang spesifikasi menengah ke atas

2. CorelDraw
Sama seperti Adobe Illustrator, CorelDraw merupakan software design grafis berbasis vector. Kegunaannya pun kurang lebih sama dengan dengan adobe illustrator. Selain itu CorelDraw memiliki tools di dalamnya seperti Twirl, Smear, Repel dan Attract yang membuat proses editing objek vektor menjadi sangat mudah. Panduan Alignment memungkinkan kamu untuk memposisikan objek sesuai dengan kebutuhan.
Beberapa kelebihan CorelDraw
  • Kustomisasi tampilan antarmuka yang bagus
  • Tersedia video tutorial
  • Adanya paket langganan atau lisensi software
Kekurangannya
  • Belum tersedia untuk Mac
  • Cukup rumit untuk pemula
  • Navigasi software tidak mudah
  • Menu navigasi tidak terlihat

3. Adobe InDesign
Kalau ingin mendesain sebuah cover buku, majalah, psoter serta media cetak lainnya bahkan layout desktop dan mobile, jawabannya adalah Adobe InDesign. Selain itu Adobe InDesign juga mendukung layanan seperti Behance dan Typekit untuk kamu mempublikasikan hasil karya digital baik berupa fotografi, video,  desain dan pengembangan web atau aplikasi.
Kelebihannya
  • Menggabungkan teks dan gambar menjadi mudah
Kekurangannya
  • Cukup terbatas untuk kebutuhan desain grafis
  • Dukungan tools untuk desain kurang
  • Penyesuaian untuk editing gambar terbatas

4. InkScape
Selain dari ketiga software diatas, masih ada lagi software yang sering digunakan oleh desainer grafis dalam mengolah gamba, yaitu InkScape. InkScape juga bisa digunakan dalam membuat vektor, dan desain grafis dan disimpan menggunakan format file SVG.  Software ini juga bisa mendukung operating system Windows, Linux dan Mac.
Keunggulannya
  • Mendukung Operating system selain windows, seperti linux dan mac
  • Bersifat open source
Kelemahan
  • Tidak terlalu resonsif seperti Illustrator dan CorelDraw