Danis
10 November 2022, 21:34 WIB
Last Updated 2022-11-10T22:37:19Z
BP Batam

BP Batam Hadiri Undangan Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia

Advertisement

Gudnyus.id - Badan Pengusahaan (BP) Batam yang diwakilkan oleh Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait menghadiri undangan Network Dinner Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia perihal kunjungan delegasi perusahaan perkapalan dari Belanda pada hari Rabu (9/11/2022) bertempat di Holiday Inn Resort.

Kegiatan yang dibuka oleh Deputy Chief of Mission and Head of Economic Department Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia, Ardi Stoios-Braken digelar dalam rangka memperkuat hubungan Indonesia dengan Belanda terutama dalam industri maritim.

“Kami membawa tujuh perwakilan perusahan shipbuilding dari Belanda dengan tujuan memperkenalkan industri maritim di Batam kepada mereka” ujar Ardi dalam sambutannya.

“Harapannya setelah kunjungan ini dilakukan, para perusahaan shipbuilder ini (Belanda) dapat menjalin kerja sama dengan perusahaan shipbuilder di Batam untuk memperkuat koneksi industri maritim kedua negara” tambah Ardi.

Hal senada turut diungkapkan oleh Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait. Ia berharap perusahaan Belanda yang telah berkunjung ke Batam ini segera mendapat tandem untuk menjalin kerja sama demi peningkatan investasi Batam.

“Semoga ketujuh perusahaan Belanda yang berkunjung ke Batam ini segera mendapat joint venture untuk memulai bisnisnya di Batam” tutur Ariastuty.

“Mudah-mudahan dengan pertemuan ini, hubungan Indonesia (Batam) dengan Belanda dapat terus terjalin untuk saling bersinergi dengan tujuan peningkatan perekonomian dan investasi khususnya di Batam” tutup Ariastuty.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir Widyasa; Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar; Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kota Batam, Heriman; Vice Chairman Batam Shipyard and Offshore Association (BSOA), Suri Teo; dan Vice Chairman Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Kepri, Ali Ulai.