Danis
12 Mei 2023, 20:57 WIB
Last Updated 2023-06-04T11:59:45Z
BP Batam

Peningkatan Penerbangan dan Sinyal Positif Perekonomian Batam

Advertisement

Gudnyus.id - Setiap tahunnya, ribuan bahkan jutaan orang datang dan pergi meninggalkan sebuah daerah. Aktivitas ini tentu dilakukan bukan tanpa alasan, dan bukan berarti tak memberikan dampak apapun. Perjalanan bisnis, wisata, migrasi, bahkan mudik, adalah sederet tujuan sebagaian orang melakukan perjalanan. Hal yang sebenarnya memberikan dampak ekonomi di berbagai sektor.

Salah satu yang paling berdampak tentu saja sektor industri yang mencakupi banyak bidang. Mulai dari infrastruktur hingga moda transportasi yang digunakan. Dua hal yang tentu saja saling berkaitan dan sudah seharusnya menjadi satu kesatuan.

Sebagai contoh, BP Batam di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi dengan sigap telah melakukan pengembangan infrastruktur jalan serta mengembangkan Bandara Hang Nadim. Alhasil, jumlah penerbangan dari dan ke Batam pun meningkat pesat dari tahun ke tahun.

Hal itu dapat terlihat pada peningkatan penumpang pada arus mudik lebaran selama periode 14 April 2023 hingga1 Mei 2023 lalu. Angkanya pun mencapai 246.008 pax, atau naik 9,1 persen dibandingkan dengan arus mudik 2022 lalu. Tak hanya itu, jumlah penerbangan di Bandara Hang Nadim pun naik 24,2 persen dibanding 2022 lalu. Jumlah penerbangan itu mencapai 1.662 penerbangan termasuk 110 ekstra penerbangan di dalamnya.

Jika dirinci, pergerakan arus mudik lebaran tertinggi terjadi pada 19 April 2023. Saat itu, arus penumpang mencapai 15.317 pax terdiri dari 8.286 penumpang berangkat dan 7.031 penumpang datang. Kenaikannya mencapai 18,2 persen dibanding tahun 2022. Sementara untuk arus balik terbanyak pada tanggal 29 April 2023 sebanyak 16.515 pax, yang terdiri dari 8.326 penumpang berangkat dan 8.189 penumpang datang. Kenaikannya 5,6 persen dibanding tahun 2022.

Dengan pembangunan serta perbaikan bidang infrastruktur yang terus dilakukan dan dikembangkan, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, meyakini kalau peningkatan jumlah penerbangan ini jadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Batam ke depan.

Tidak hanya itu, peningkatan penerbangan serta jumlah peningkatan penumpang juga jadi tanda adanya pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19. Walaupun sebenarnya, peningkatan penerbangan dan penumpang ini telah terjadi pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan catatan BPS Kota Batam, total penumpang angkutan udara tahun 2022 mengalami peningkatan sebanyak 66,88 persen. Dengan rincian, penumpang datang sebanyak 1,76 juta orang dan penumpang berangkat sebanyak 1,66 juta orang.

Sedangkan penumpang terbanyak datang dari penerbangan domestik. Yang mana, tingkat pemulihannya menyentuh angka 82 persen. Di sisi lain, penerbangan internasional yang sempat turun drastis selama pandemi Covid-19 juga menunjukkan tren positif dengan tingkat pemulihan sekitar 49 persen.

Berdasarkan data penumpang bulan Februari 2023, jumlah yang datang ke Kota Batam sebanyak 138.611 orang. Jumlah ini mengalami kenaikan 39,37 persen jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2022 silam. Dengan total penumpang sebanyak 99.457 orang.

Dengan lampiran data-data itu, BP Batam kemudian mempercepat pembangunan Kota Batam agar dapat terus mengundang wisatawan untuk berkunjung. Hal yang diharapkan pula mampu memberi dampak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Batam. Sehingga, kedatangan wisatawan nusantara ataupun mancanegara ke Kota Batam ikut menghidupkan ekonomi masyarakat kecil.