gudnyus
1 Juli 2023, 12:56 WIB
Last Updated 2023-07-01T05:56:46Z
Sorotan

PW GP Ansor Kepri Kecam Tindakan Salwan Momika

Advertisement


Gudnyus.id - Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Kepulauan Riau mengutuk keras Salwan Momika yang melakukan pembakaran Alquran di depan Masjid Raya Stockholm, Swedia.

Ketua PW GP Ansor Kepri, Rahmad Budi Harto menilai tindakan tercela Salwan Momika pada hari perayaan Idul Adha, Kamis lalu (29/6/2023), sangat mengganggu semangat kerukunan beragama di dunia.

"Kami sangat mengecam tindakan Salwan Monika karena sangat bertentangan dengan upaya pemuka agama di seluruh dunia untuk hidup harmoni dalam perbedaan dengan saling menjaga kerukunan antar umat beragama," tegas Rahmad Budi Harto, pada hari Sabtu (1/7/2023).

Sikap PW GP Ansor Kepri ini selaras dengan arahan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PP GP Ansor, Abdul Rochman menyatakan tindakan Salwan ini sangat mengganggu di tengah kampanye dan berbagai upaya untuk mewujudkan harmoni kehidupan beragama yang didorong oleh NU.

"Salah satu hasil Pertemuan R20 yang diadakan oleh NU adalah mendorong saling pengertian, budaya damai, dan hidup berdampingan dengan harmonis dalam keragaman masyarakat, agama, dan bangsa di seluruh dunia. Tentu saja, tindakan Salman ini sangat disayangkan," jelasnya.

Lebih lanjut PP GP Ansor mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap serta langkah-langkah yang diperlukan dalam menyikapi aksi Salwan ini. Sebab, tindakan yang dilakukan oleh Salwan Monika sangat jelas menunjukkan ketidakpedulian terhadap penghargaan dan penghormatan.

"Demokrasi dan kebebasan tidak dapat digunakan sebagai alasan untuk membenarkan tindakan Salwan Monika. Kebebasan haruslah didasarkan pada komitmen untuk menghormati kepercayaan orang lain," ujar Abdul Rochman.