20 Agustus 2026, 09:45 WIB
Last Updated 2026-08-20T02:45:53Z
BatamPendidikanpoliteknik batamSekolah

Polibatam Ajak Siswa SMKN 11 Batam Kuasai Desain Teknik Digital

Advertisement



Oleh: Domi Kamsyah, Mutiarani, KMS Avrieldi, Meschac Timothee Silalahi, Annisa Fyona, Muhammad Andi Nova, Hanifah Widiastuti, Nurul Fadilah

BATAM – Sebanyak 30 siswa kelas X SMKN 11 Batam mendapat pengalaman baru dalam bidang desain teknik melalui pelatihan yang diselenggarakan Politeknik Negeri Batam (Polibatam), Selasa (12/8/2026).

Dalam kegiatan yang menjadi bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut, para siswa diperkenalkan dengan teknologi Computer-Aided Design (CAD) untuk merancang kursi praktikum las secara digital.

Pelatihan berlangsung di kampus Polibatam dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Mesin sebagai pemateri sekaligus pendamping peserta. Dari pihak sekolah, kegiatan tersebut turut didampingi oleh guru SMKN 11 Batam, Simon Panjaitan dan Qhoirunnisa.



Berbeda dari pembelajaran teknik secara konvensional, peserta pada kegiatan ini diajak memahami proses desain menggunakan perangkat lunak SolidWorks. Materi dimulai dari pengenalan dasar, pemahaman konsep perancangan, hingga praktik membuat model kursi dalam bentuk tiga dimensi.

Ketua panitia kegiatan, Domi Kamsyah, mengatakan kerja sama dengan SMKN 11 Batam merupakan bagian dari upaya Polibatam untuk berbagi pengetahuan dan meningkatkan kemampuan siswa, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi di bidang teknik.

“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan SMKN 11 Batam dan semoga kegiatan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi pelajar,” ujar Domi.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah. Perwakilan guru SMKN 11 Batam, Simon Panjaitan, menyebut pelatihan ini menjadi kesempatan penting bagi siswa kelas X karena sebelumnya mereka belum mendapatkan pembelajaran mengenai desain menggunakan aplikasi SolidWorks.



Agar hasil pelatihan dapat terukur, panitia memberikan tes kepada seluruh peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Pre-test dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman awal siswa, sedangkan post-test digunakan untuk melihat perkembangan kemampuan mereka setelah memperoleh materi dan praktik langsung.

Dari kegiatan tersebut, siswa diharapkan tidak hanya mengenal teknologi CAD secara teori, tetapi juga memahami bagaimana perangkat lunak desain dapat diterapkan dalam proses perancangan produk teknik.

Kolaborasi antara Polibatam dan SMKN 11 Batam ini diharapkan menjadi salah satu langkah dalam memperkuat pendidikan vokasi. Dengan pengenalan teknologi sejak dini, para siswa diharapkan memiliki bekal keterampilan yang lebih baik untuk mendukung pembelajaran, praktik, hingga kesiapan memasuki dunia kerja.