Iklan

gudnyus
22 September 2019, 17:58 WIB
Last Updated 2019-09-22T11:52:43Z
Info

Festival Pemuda Kreatif Batam 2019 Ungkap Rahasia Merintis Startup

Advertisement

Gudnyus.id - Dalam talkshow Festival Pemuda Kreatif Batam 2019, Arseto Hartantiyo Pinontoan selaku Developing The Creative Ecosystem Of Batam dan Dede Saputra sebagai Co-Founder Marlin Booking membagikan tips untuk merintis dan mengembangkan bisnis, Sabtu (21/9).

Dede mengatakan pentingnya seorang founder memiliki mental yang kuat. Ia mengungkapkan dibalik startup besar seperti tokopedia,bukalapak atau gojek ada sosok founder yang tangguh.

"Dibalik startup keren itu ada perjuangan yang sangat berat. Jatuh bangunnya pasti ada. Saya sendiri ketika merintis marlin booking pernah sampai hanya tersisa tiga orang dan sudah tiga kali juga hampir bangkrut. Namun kami memilih untuk terus bertahan," tutur Dede.

Baca Juga: Festival Pemuda Kreatif Batam 2019 Ada Talkshow Scale Up Bisnis

Dede menilai keberadaan komunitas akan sangat membantu untuk menguatkan semangat berwirausaha. keberadaan komunitas bisnis akan menambah jaringan yang dimiliki oleh startup dan akan menjadi aset intangible yang bernilai tinggi.

"Bersama komunitas kita bisa mengeksplorasi wawasan lebih banyak. Kami pernah dihadapkan pada dua pilihan, apakah mimpi kami akan go ahead atau membuang mimpi ke tong sampah. Akhirnya kami memilih tetap lanjut hingga mencatat prestasi menang dalam dua kali kompetisi nasional dan berangkat ke Silicon Valley," cerita dia.

Seto pun memberikan saran untuk anak muda yang ingin merintis startup untuk memiliki tim yang minimal berjumlah tiga orang. Ketiga orang itu terdiri dari hustler, hipster dan hacker. Setiap anggota tim harus berkolaborasi dan memiliki komitmen yang kuat.

Baca Juga: Mengenal Peran Hustler, Hipster dan Hacker Dalam Tim Impian Startup

"Sebenarnya kalau mau jadi startup kita gak boleh sendirian. Filosofinya gampang, hidup itu sudah berat jangan ditanggung sendiri. Bisnis sekarang tidak bisa one man player dan jadi superman," ungkap dia.

Menurut Seto kini memulai usaha semakin mudah. Berwirausaha tak lagi harus menyewa ruko yang harganya bisa ratusan juta per tahun. Ia mengatakan kehadiran coworking space membantu wirausaha pemula untuk memiliki ruang kerja dengan biaya yang lebih hemat.

"Bahkan kalau gabung ke inkubasi bisa dikasih kantor gratis. Yang penting kalau punya usaha harus banyak ngomong dan kasih tahu ke orang-orang. Ini tentang networking, kalau kamu malu ngomong usaha kamu ke orang, maka lupakan untuk jadi pengusaha," pesan Seto.