-->

Iklan

Bhama
10 Desember 2019, 16:24 WIB
Last Updated 2019-12-10T09:24:07Z
Wow

Fakta Dibalik Rasa Cinta Yang Tumbuh

Advertisement

Gudnyus.id – Cinta merupakan hal yang tidak dapat digambarkan namun bisa dirasakan. Ada yang bilang cinta itu murni, ada juga yang bilang manis sekaligus menyakitkan. Manusia memang bergantung pada cinta, tanpa cinta semua yang dilalui tidak akan berarti.

Seolah-olah bumi berhenti berputar jika cinta melanda. Cinta adalah sesuatu yang harus kita perjuangkan namun ada kalanya akan kita ratapi. Cinta membuat hidup seseorang  berwarna, namun tak jarang  membuat seseorang menjadi lupa akan siapa dirinya. Mau tau kenapa bisa seperti itu? Kuy kita bahas.

1. Jatuh cinta itu seperti narkoba
Jatuh cinta seperti halnya obat, memiliki efek samping dimana Efek jatuh cinta mirip dengan efek saat seseorang mengonsumsi narkoba. Jatuh cinta mempengaruhi otak serta memicu sensasi euforia. Penelitian menunjukkan bahwa jatuh cinta menghasilkan beberapa bahan kimia yang menimbukan euforia, yang merangsang 12 area otak pada saat bersamaan.

2. Jantung akan berdetak bersaamaan
Sebuah penelitian menemukan bahwa sepasang kekasih yang sudah bersama akan memiliki detak jantung yang berdetak dalam waktu yang sama.  Uniknya lagi, peneliti menemukan bahwa detak jantung para wanita akan mengikuti detak jantung pria.

Tidak diketahui secara pasti apa penyebabnya. Penelitian tersebut dilakukan terhadap 30 pasangan yang sedang jatuh cinta, setiap pasangan diminta untuk menatap mata pasangannya, hasil dari hal itu ditemukan bahwa detak jantung mereka perlahan-lahan menjadi sama. 

3. Memandangi foto orang dicintai dapat meredakan Sakit
Cinta bisa nyembuhin sakit? kok bisa. Bukannya cuma bisa bikin sakit hati, sakit kepala, sakit gigi, atau sakit badan. Kenapa?Karena perasaan cinta membuat otak melepas hormon Oxytocin yang berfungsi sebagai painkiller. Inilah alasan mengapa tubuh kamu menjadi lebih enakan saat dipeluk oleh orang yang kita sayangi. Bahkan dengan mandangin fotonya saja, bisa ngilangin rasa sakit loh. 

4. Orang pintar pun jadi bodoh kalau jatuh cinta
Saat jatuh cinta, kamu biasanya selalu memikirkan dia tiap saat. Pengen tahu dia sedang apa, mikirin kita apa nggak, dll. Setelah diteliti, fenomena yang timbul pada otak memang sama persis dengan mereka yang mengalami sindrom Obsessive Compulsive Disorder (OCD).

Terbukti saat kamu terlalu menciatai, hal itu bisa membuat berkurangnya kontrol kognitif pada diri kamu. Dalam kata lain, kamu jadi “Bego” saat jatuh cinta. Jadi jangan heran kalo kamu tiba-tiba tidak konsen dengan apa yang dikerjakan, enggak bisa mikir dengan baik, hanya karena sedang jatuh cinta.

5. Cinta Buta Itu Nyata
Bayak orang mengatakan bahwa cinta itu buta, perkataan seperti ini sering sekali terdengar dan sering dijadikan sebuah perumpaan. Tapi nyatanya hal ini terbukti benar adanya, agar cinta dapat bertahan bahkan hingga pelaminan dan maut memisahkan ternyata dibagi ke dalam beberapa tingkatan. Kebuataab akan cinta kepada pasangan adalah tingkatan paling teratas. Bahkan ada kebutaan yang sangat ekstrim sehingga seseorang rela menawarkan harta benda hingga nyawanya demi pasangannya.

Ada alasan mengapa sebuah hubungan percintaan dapat berakhir, karena adanya keraguan di dalam diri kamu ataupun pasanganmu. Dengan adanya kebutaan tersebut, seseorang akan mengacuhkan kekurangan yang ada di dalam diri pasangannya.

6. Cinta itu bukan datang dari hati
Hati sering dikaitkan dengan perasaan cinta, tapi nyatanya tidak seperti itu. Cinta itu bukan datang dari hati tapi dari otak. Terlebih lagi tahukah kamu bahwa yang sering seseorang tunjuk di dada adalah jantung, bukan hati. 

Otak kamu berlakon penting dalam hal atraktifitas, spesifiknya terkait atas pheromone. Sebuah penelitian melakukan uji coba pheromone dengan menggunakan bau ketiak para wanita yang menunjukkan bahwa otak kamu mendeteksi bau pheromone melalui sebuah organ yang disebut Organ Vomeronasal.

Otak kamu kemudian melepaskan sebuah bentuk kimia yang menimbulkan perasaan "jatuh cinta" dan menyebabkan jantung kita berdetak lebih cepat. Akan tetapi, seseorang dapat berargumen bahwa tanpa adanya darah di kepala, otak kamu tidak dapat berfungsi sehingga menyebabkan jantung yang kita ibaratkan "hati" ini berperan penting dalam hal cinta.

Gimana tuh informasi diatas, mungkin sebagian orang menilai jatuh cinta sebagai hal yang luar biasa dan mengira hal itu datang dari hati namun ternyata banyak fakta yang telah diungkapkan dari para peneliti mengenai dari mana datangnya cinta, sehingga kamu bisa jatuh cinta.

Sumber foto : Pexels.com