Iklan

gudnyus
4 April 2020, 20:23 WIB
Last Updated 2020-06-20T06:36:22Z
InsightLiterasi

Pengertian dan Manfaat Perdagangan Internasional

Advertisement


Gudnyus.id - Perdagangan Internasional adalah kegiatan perekonomian dan perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antar perorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara dan antara pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain.

Jika dibandingkan dengan pelaksanaan perdagangan di dalam negeri, maka perdagangan internasional sangatlah rumit dan kompleks. Kerumitan ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain:
  1. Pembeli dan penjual terpisah oleh batas-batas negara.
  2. Barang harus dikirim dan diangkut dari suatu negara ke negara lain melalui bermacam peraturan seperti pabean, yang bersumber dari pembatasan yang dikeluarkan oleh masing-masing pemerintah.
  3. Antara satu negara dengan negara lain terdapat perbedaan dalam bahasa, mata uang, taksiran dan timbangan, hukum dalam perdagangan dan sebagainya.
Permasalahan Perdagangan Internasional diantaranya:
  1. Pola perdagangan (ekspor - impor)
  2. Harga dasar ekspor - impor
  3. Manfaat perdagangan internasional
  4. Pengaruh makro perdagangan internasional
  5. Mekanisme neraca pembayaran
  6. Persekutuan perdagangan dan modal luar negeri
  7. Pengalihan teknologi
Manfaat Perdagangan Internasional
Setiap negara yang melakukan perdagangan dengan negara lain tentunya akan memperoleh manfaat bagi negara tersebut. Beberapa manfaat tersebut antara lain :

1. Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di negeri sendiri.
Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil produksi di setiap negara. Faktor-faktor tersebut antara lain Kondisi geografi, iklim, tingkat penguasaan IPTEK dan lainlain. Dengan adanya perdagangan internasional, setiap negara mampu memenuhi kebutuhan yang tidak dapat diproduksi sendiri.

2. Memperoleh keuntungan dari spesialisasi.
Sebab utama kegiatan perdagangan luar negeri adalah untuk memperoleh keuntungan yang diwujudkan oleh spesialisasi. Walaupun suatu negara dapat memproduksi suatu barang yang sama jenisnya dengan yang diproduksi oleh negara lain, tapi ada kalanya lebih baik apabila negara tersebut mengimpor barang tersebut dari luar negeri.

Sebagai contoh : Amerika Serikat dan Jepang mempunyai kemampuan untuk memproduksi kan. Akan tetapi, Jepang dapat memproduksi dengan lebih efesien dari Amerika Serikat. Dalam keadaan seperti ini, untuk mempertinggi keefisienan penggunaan faktor-faktor produksi, Amerika Serikat perlu mengurangi produksi kainnya dan mengimpor barang tersebut dari Jepang. Dengan mengadakan spesialisasi dalam perdagangan, setiap negara dapat memperoleh keuntungan sebagai berikut:
  • Faktor-faktor produksi yang dimiliki setiap negara dapat digunakan dengan lebih efesien.
  • Setiap Negara dapat menikmati lebih banyak barang dari yang dapat diproduksi dalam negri yang dapat diproduksi dalam negeri.

3. Memperluas Pasar dan Menambah Keuntungan 
Terkadang, para pengusaha tidak menjalankan mesinmesinnya (alat produksinya) dengan maksimal karena mereka khawatir akan terjadi kelebihan produksi, yang mengakibatkan turunnya harga produk mereka. Dengan adanya perdagangan internasional, pengusaha dapat menjalankan mesin-mesinnya secara maksimal, dan menjual kelebihan produk tersebut keluar negri.

4. Transfer teknologi modern
Perdagangan luar negeri memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik produksi yang lebih efesien dan cara-cara manajemen yang lebih modern.

Perdagangan internasional menjadi interaksi yang tidak dapat dielakkan oleh setiap negara yang merasa saling membutuhkan. Sebab dalam perdaganan internasional juga akan terdapat aktifitas tukar-menukar barang dan jasa antar negara, pergerakan sumber daya melalui batas-batas negara dan pertukaran dan perluasan penggunaan teknologi sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Foto: merstar.com.sg