sponsor

sponsor
14 Desember 2020, 16:24 WIB
Last Updated 2020-12-16T03:09:24Z
BP Batam

Proyek Perbaikan Gorong-gorong Corrugated Steel yang Melintasi Runway dan Taxiway di Bandara Hang Nadim Batam Dimulai

Advertisement

 


Gudnyus.id - Untuk meningkatkan keselamatan penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melakukan pekerjaan perbaikan gorong-gorong corrugated steel yang melintasi runway dan taxiway.


Pekerjaan perbaikan gorong-gorong tersebut resmi dimulai pada hari Senin (14/12/2020), ditandai dengan penyerahan perlengkapan alat pelindung diri (APD), berupa helm dan rompi kerja, yang diserahkan oleh Kepala Seksi Pembangunan Bandara Direktorat Infrastruktur Kawasan, Teuku Ridwan Effendy, kepada Kontraktor Pelaksana PT Lingkar Persada, Robert Simanjuntak, dan Konsultan Supervisi PT Batam Structural Engineers, Januarto, di ruang pertemuan lantai 2 Bandara Hang Nadim, Batam.


Berdasarkan Surat Perjanjian/Kontrak Nomor IV/SPJ/PPK PNBP.5127.014.002.051.A.525114/12/2020 tanggal 11 Desember 2020, nilai kontrak P. Lingkar Persada sebagai Kontraktor Pelaksana sebesar Rp19.898.332.000,-. 


Sedangkan nilai kontrak PT Batam Structural Engineers sebagai Konsultan Supervisi sebesar Rp556.868.000,- berdasarkan Surat Perjanjian/Kontrak Nomor IV/SPJ-S/PPK PNBP.5127.014.002.051.A.525113/12/2020 tanggal 11 Desember 2020 dengan menggunakan anggaran PNBP.


Dalam Pre Construction Meeting yang membahas persiapan pelaksanaan teknis pekerjaan tersebut, Kepala Seksi Pembangunan Bandara, Teuku Ridwan Effendy, mengharapkan agar pelaksana proyek selalu mengikuti peraturan keselamatan penerbangan di area bandara.


Oleh karena itu diminta agar PT Lingkar Persada, sebagai kontraktor pelaksana dan PT Batam Structural Engineers sebagai konsultan supervisi, selalu berkordinasi dengan unit terkait di lingkungan bandara, baik dengan manajemen BUBU Hang Nadim, BMKG, maupun dengan AirNav.


“Kordinasi ini harus selalu dilakukan, karena menyangkut keselamatan penerbangan dan terdapat peralatan yang memang berhubungan dengan BMKG dan AirNav,” kata Teuku Ridwan Effendy.


General Manager BUBU Hang Nadim, Benny Syahroni, yang memimpin pertemuan Pre Construction Meeting, berharap, pekerjaan ini dapat diselesaikan dengan OTOBOS (on time, on budget, on specification) dan menghasilkan kualitas fasilitas yang baik.


“Kontraktor dan konsultan diharapkan selalu aktif berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait agar pelaksanaan pekerjaan ini bisa terselenggara dengan lancar. Pihak Bandara Internasional Hang Nadim terbuka apabila terdapat hal-hal yang harus dikoordinasikan dan terdapat kendala teknis di lapangan,” ujar Benny Syahroni.


Sementara itu, Pelaksana Proyek dari PT Lingkar Persada, Robert Simanjuntak, mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan kerjasama dengan baik dan sesuai kontrak, aman, dan selamat hingga akhir proyek selesai.


"Semoga kerjasama ini dapat terlaksana sesuai dengan perencanaan dan sesuai dengan harapan," kata Robert Simanjuntak.


Turut hadir dalam pre construction meeting tersebut, perwakilan dari Biro Hukum BP Batam, Manajer Operasional Bandara Hang Nadim, Kepala AirNav Indonesia (Perum LPPNPI) Cabang Batam, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim, Pendamping Ahli Kontrak LKPP, Tim Pendukung PPK 5127.014, Manajemen PT Lingkar Persada, dan Manajemen PT Batam Structural Engineers.