Advertisement
KARIMUN - Generasi baru aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun mendapat pesan khusus dari Bupati Ing Iskandarsyah untuk menjadikan kemampuan, bakat dan integritas sebagai modal utama dalam menjalankan pengabdian.
Pesan itu disampaikan dalam agenda pengambilan sumpah PNS Formasi Tahun 2024 dan pelantikan jabatan fungsional di Gedung Serbaguna Komplek Kantor Bupati Karimun, Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karimun dan dihadiri Pj Sekda Karimun serta jajaran pimpinan OPD.
Sebanyak 63 pegawai dilantik dalam jabatan fungsional. Rinciannya, 61 pegawai diangkat melalui pengangkatan pertama dan dua pegawai melalui perpindahan jabatan.
Salah satu pegawai yang dilantik adalah Ditya Arissy Agustirta. Ia mendapat amanah sebagai Penata Kelola Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Ditya merupakan penyandang disabilitas. Bagi Bupati Karimun, keberhasilannya menjadi ASN memperlihatkan bahwa kesempatan untuk mengabdi tidak semestinya dibatasi oleh kondisi fisik.
“Walaupun dengan keterbatasan, tapi dia semangat untuk menjadi ASN. Saya sudah titip kepada Ibu Yeli untuk mengoptimalkan peran-perannya. Saya kira, walaupun dengan keterbatasan, semua orang mampu untuk bekerja dengan baik,” ujar Ing Iskandarsyah.
Ia menegaskan bahwa setiap aparatur harus diberi ruang untuk menunjukkan kapasitasnya. Birokrasi, menurutnya, perlu menilai seseorang berdasarkan kemampuan, kompetensi, tanggung jawab dan hasil kerja yang diberikan.
Pada kesempatan yang sama, Harum Al Asfarani dilantik sebagai Analis Kebijakan Ahli Pertama pada Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Bupati Karimun juga mengingatkan bahwa status sebagai PNS maupun pejabat fungsional harus diikuti dengan peningkatan rasa tanggung jawab.
“Pesan kami, jalankan tugas dengan baik. Setelah dilantik penuh menjadi PNS, tentu tanggung jawabnya semakin besar. Begitu juga pejabat fungsional, pelantikan ini memberikan otoritas untuk melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh pejabat di atasnya,” tegasnya.
Aspek integritas menjadi perhatian penting dalam menjalankan tugas pemerintahan. Para ASN yang dilantik telah mengucapkan pakta integritas yang di dalamnya terdapat komitmen untuk mencegah KKN serta menjaga kejujuran dalam bekerja.
“Ada penekanan khusus. Mereka sudah mengucapkan pakta integritas, isinya mencegah korupsi atau KKN, kemudian berintegritas dengan baik, dengan jujur. Itu salah satu penekanan yang kami berikan,” katanya.
Ing Iskandarsyah kemudian mengajak ASN muda untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi. Mereka diharapkan mampu mengeksplorasi potensi dan bakat yang dimiliki untuk membangun karier sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.
“Kami ingin memberikan motivasi bahwa ada keyakinan bagi kita bahwa kita punya potensi menjadi negeri yang maju, daerah yang maju. Anak-anak muda yang baru menjadi PNS mampu mengekspresikan kemampuan dan bakat mereka untuk membangun karier dan daerah yang kita cintai,” ungkapnya.
Dengan masuknya generasi baru ke dalam birokrasi, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap lahir aparatur yang profesional, kreatif, bertanggung jawab dan memiliki komitmen kuat terhadap integritas serta kemajuan daerah.