25 September 2026, 16:06 WIB
Last Updated 2026-09-25T09:06:39Z
BatamKAMPUSPendidikanpoliteknik batam

Polibatam Dekatkan Teknologi Penerbangan dengan Masyarakat Batam melalui In-Saintek

Advertisement



BATAM - Politeknik Negeri Batam (Polibatam) mengambil bagian dalam memperluas literasi sains dan teknologi masyarakat melalui edukasi kedirgantaraan. Langkah tersebut diwujudkan melalui tiga kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap dalam In-Saintek 2026.

Rangkaian program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda kepada masyarakat dalam mengenal dunia penerbangan. Mulai dari kunjungan ke fasilitas pesawat, praktik membuat pesawat model, hingga pengenalan proses perawatan dan perbaikan pesawat.

Ketua Tim Program In-Saintek Polibatam, Mohamad Alif Dzulfiqar, S.T., M.T., menjelaskan bahwa seluruh kegiatan dirancang sebagai satu kesatuan pembelajaran. Polibatam ingin menghadirkan pengetahuan, fasilitas, dan pengalaman sivitas akademika agar dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Kegiatan pertama digelar pada 1 September 2026 melalui Kunjungan Edukatif, Jelajah Pesawat dan Talkshow “Karier di Langit: Dunia Profesi Aviasi”. Siswa SMA/SMK, guru, dan masyarakat Kampung Tua Nongsa mendapat kesempatan mengenal lingkungan penerbangan sekaligus berdiskusi mengenai profesi di dunia aviasi.

Polibatam juga membuka akses open hangar yang memungkinkan masyarakat melihat pesawat Boeing 737 beserta berbagai fasilitas pendukung pembelajaran. Peserta dapat mengetahui bagian pesawat, aktivitas perawatan, dan pendidikan vokasi yang dikembangkan Polibatam.

Pada kegiatan kedua, Polibatam menggandeng Lanud Hang Nadim untuk menggelar pelatihan pembuatan OHLG pada 19–20 September 2026. Sebanyak 58 pelajar dari 13 SMA dan SMK mengikuti kegiatan tersebut.

Pelatihan diberikan oleh dosen TPPU Polibatam dengan dukungan mahasiswa Komunitas Aeromodelling Polibatam. Para peserta mempelajari proses pembuatan pesawat model hingga melakukan trimming dan uji terbang. Materi tersebut menjadi sarana untuk memahami penerapan konsep fisika dan aerodinamika secara langsung.

Ir. Muhammad Andi Nova, S.T., M.Sc., selaku Ketua Panitia Pelatihan OHLG Polibatam, mengatakan peserta diarahkan memahami faktor yang menentukan kestabilan pesawat. Kegiatan juga dilengkapi kompetisi mini yang menghasilkan 10 peserta terbaik berdasarkan penilaian penerbangan.

Sementara itu, tahap ketiga dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Oktober 2026. Polibatam akan memberikan Pelatihan Pengenalan Proses Maintenance and Repair Pesawat kepada siswa SMK.

Program tersebut akan memperkenalkan dasar-dasar perawatan dan perbaikan pesawat, lingkungan kerja penerbangan, keselamatan, ketelitian, kedisiplinan, dan kompetensi yang dibutuhkan industri.

Melalui In-Saintek 2026, Polibatam memperkuat kontribusinya dalam mendekatkan pendidikan vokasi dan teknologi penerbangan kepada masyarakat Batam. Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus membuka ruang interaksi antara perguruan tinggi, sekolah, dunia penerbangan, dan generasi muda.