-->

Iklan

Bhama
7 Januari 2020, 12:16 WIB
Last Updated 2020-01-07T05:16:30Z
Insight

Menulis itu Susah Atau Mudah?

Advertisement

Gudnyus.id - Buat kamu yang ingin menulis pasti sering bertanya-tanya mengenai menulis kepada siapapun yang kebetulan bertemu kamu dan sedang berbicara seputar menulis:

"Bagaimana caranya bisa menulis?"
"Apa saja yang harus dipersiapkan agar tulisan telihat menarik dan nyaman dibaca? "
"Bagaimana agar pilihan kata yang kita rangkai dalam kalimat tidak monoton?"
"Apakah benar menulis itu mudah, karena faktanya kamu tidak juga bisa menulis meski berkali-kali berlatih?”

Selain pertanyaan diatas, masih ada lagi pertanyaan serupa meski tak sama, namun intinya banyak yang mengeluhkan ketidak mampuan dalam membuat sebuah karya berupa tulisan. Mendapati kenyataan seperti ini, haruskah kamu meralat anggapan bahwa menulis itu mudah sehingga harus berpikir kembali untuk mengatakan, “siapa bilang menulis itu mudah?”.

Kamu sebenarnya tidak ingin melemahkan semangat kamu dan mereka yang ingin bisa menulis. Kamu hanya sedang berada pada level gagal paham terhadap orang yang kurang berusaha namun terlalu mudah untuk menyerah. 

Benar bahwa menulis butuh persiapan dan ketersediaan bahan tulisan untuk ‘dimasak’ dengan bumbu paling lezat agar bisa dihidangkan kepada para penikmat informasi dan opini tertulis dengan selera yang cukup tinggi. Dengan demikian, bukan berarti pada level paling mudah untuk berlatih menulis lalu kamu abaikan, Tidak sama sekali.

Jika kamu ingin menuliskan hal-hal kecil yang disukai dan dikuasai, maka tuliskanlah hal itu selama bermanfaat dan memberi maslahat. Dari situlah kamu bisa mencintai huruf, kata, dan merangkainya menjadi kalimat. Biarlah puisi-puisi sederhana yang kamu buat bisa dinikmati sendiri dan orang lain. Jika ingin mendapatkan tantangan, cobalah kamu share disosial media seperti twitter, facebook, atau blog. 

Siapa tahu banyak orang yang memberi saran atau bahkan menentang, melecehkan, menjelek-jelekkan, mengkritik dengan pedas. Nikmati saja, sebab semuanya akan memberikan tambahan energi bagi kamu untuk berubah dan terus memperbaiki kualitas tulisan. Gak percaya? Cobalah!

Jika kamu termasuk orang yang sering dibuat pusing dengan banyaknya ide, tema/topik, melimpahnya fakta yang ada sehingga tak bisa dipilih mana yang harus ditulis, maka kamu sarankan agar kamu menepi terlebih dahulu dari berseliwerannya ide dan tema/topik.

Namun, harus dibarengi dengan mencari cara terbaik untuk menuliskan pesan. Jika tidak, kamu harus siap berhadapan dengan kenyataan: “Orang lain sudah jauh meninggalkan kamu yang memilih membeku dengan kebingungan memilah ide dan topik tulisan”.

Bagaimana, masih setuju jika ada pertanyaan, “Siapa bilang menulis itu mudah?” Atau justru lantang menyatakan: “Menulis itu memang mudah, tapi jika ingin menulis dengan benar dan baik, tidaklah mudah”. Kamu sendiri setuju dengan pilihan yang mana. Jika sekadar menulis saja, pastinya mudah. 

Coba saja tulis asal-asal terus publikasikan di sosial media seperti facebook, twitter, sepertinya mudah saja. Tetapi, cobalah menulis dengan benar dan baik. Teruslah berlatih karena lama kelamaan akan semakin lihai dalam menyusun kalimat, diksi, dll yang dijadikan sebuah informasi dan opini melalui tulisan. 

Ada banyak pendapat yang beredar di masyarakat pertama menulis itu mudah. Kedua, menulis itu susah. Sebenarnya menulis itu gampang-gampang susah tergantung penulis dan apa yang akan diangkat.

Jika hanya sekedar menulis, percayalah semua orang bisa melakukannya. Namun untuk menulis sesuatu dengan baik dan benar dibutuhkan informasi seperti opini dan fakta yang dapat dijelaskan dan dibuktikan kebenarannya. Selain itu tidaklah semua orang bisa melakukan penempatan kata dan kalimat. Maka dari itu teruslah berlatih dan memahami karena dua hal ini dapat mengubahnya.

Foto: Pexel.com