21 September 2026, 07:10 WIB
Last Updated 2026-09-21T00:10:57Z
Tanjungpinang

PAD Kepri Naik Rp40,4 Miliar, Wahyu Dorong Penguatan Ekonomi Lokal

Advertisement


TANJUNGPINANG – TERKININEWS.COM — Kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Perubahan APBD Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2026 mendapat perhatian dari Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Fraksi PKS, Wahyu Wahyudin, S.E., M.M.

Wahyu mencatat pendapatan daerah dalam Perubahan APBD 2026 bertambah Rp82,188 miliar. Dari angka tersebut, PAD mengalami peningkatan Rp40,476 miliar, sedangkan penerimaan dari pajak daerah bertambah Rp45,816 miliar.

Politisi PKS yang duduk sebagai anggota DPRD Kepri dari Dapil Batam, meliputi Nongsa, Bulang, Sei Beduk dan Galang, mengatakan kenaikan PAD memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah daerah.

Namun, ia mengingatkan agar tambahan pendapatan tersebut tidak hanya dipandang sebagai capaian penerimaan. Pemerintah daerah perlu memastikan peningkatan kapasitas fiskal diterjemahkan menjadi program yang memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat.

“Yang juga penting adalah bagaimana kapasitas fiskal tersebut kembali dalam bentuk kebijakan yang memperkuat ekonomi masyarakat,” ujar Wahyu.

Ia menyebut pembangunan ekonomi Kepri perlu disesuaikan dengan kondisi daerah kepulauan. Menurutnya, sektor UMKM, perikanan, perdagangan, tenaga kerja lokal hingga investasi perlu mendapat perhatian agar pertumbuhan ekonomi menghasilkan nilai tambah di daerah.

Selain itu, Wahyu meminta pemerintah terus mencari sumber pendapatan baru dengan memanfaatkan teknologi dan memperbaiki tata kelola. Digitalisasi pelayanan, pemutakhiran data, peningkatan kepatuhan dan optimalisasi aset menjadi sejumlah langkah yang dapat dilakukan.

“Pendapatan daerah bukan tujuan akhir. Pendapatan adalah salah satu instrumen agar pemerintah memiliki kapasitas lebih kuat untuk memberikan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.